Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Bocah

Kusempatkan untuk menemui dia di setiap pagi, Tio, anak pintar itu, untuk memberi susu kotak. Dia duduk di kelas dua sekolah dasar setelah dua kali tidak naik kelas. Sewaktu balita di pertengahan bulan ramadhan itu, kuingat betul, tubuhnya demam tinggi hingga ia mengalami kejang-kejang. Kemudian penyakit tersebut berlarut hingga dua tahun pula lamanya. Selama itu pula ia menjalani pengobatan secara medis. Obat yang ditenggaknya selama masa penyembuhan kemudian meninggalkan efek samping. Rupanya sarafnya pula yang terganggu. Kemampuan motoriknya, meski sedikit, menunjukkan adanya ketidak normalan. Mengusahakan agar kancing bajunya tepat memasuki lobang yang seharusnya pun tidak. Kadang kala berjalan pun ia nampak tidak stabil. Untung hal ini tidak berlangsung lama. Namun masih ada hal yang memrihatinkan. Kemampuan kognitifnya juga terganggu. Buktinya jelas sudah, naik dari kelas satu ke kelas dua sekolah dasar pun dia mengulang selama dua tahun. Membaca, menulis, dan berhitung ...