Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2016

ALASAN YANG DIBUAT-BUAT (?)

             Hidup Generasi Wacana !!! Tapi untuk urusan produktif di libur panjang semester ganjil, aku tak mau ini menjadi wacana lagi. Cus langsung daftar aja. Tapi bukan berarti tidak ada pertimbangan apa-apa. Karena hidup itu adalah pilihan (bener gak sih?), maka memilih kegiatan untuk mengisi liburan yang terlalu panjang pun beragam. Pertimbangan paling penting sehingga aku tertarik sekolah rakapare adalah ; 1.       Ini bukan sekolah atau sejenis kaderisasi neko-neko yang kasusnya ada di tipi-tipi. Terjamin aman karena banyak kakak kelas dan kenalan di Depok yang sudah pernah ikut Sekolah Rakapare. 2.       Menurut Iklan yang disebar katanya ini sekolah aktivis. 3.       Untuk sekolah alam, biaya yang dikeluarkan sebenarnya sangat murah. Sebagai mahasiswa Ekonomi saya jadi penasaran bagaimana carannya sekolah yang segini keren bisa menekan biaya semaksimal mungkin ...

GINI LOH RASANYA SEKOLAH DI ALAM TERBUKA

Pelajaran pertama yang aku dapatkan di sekolah rakapare-bahkan ketika sekolah ini belum dimulai-adalah bagaimana mengatasi kebiasaan/memiliki negative first impression kepada orang yang baru dikenal. Selama ini aku selalu punya hal tersebut dan selalu salah. Seperti kembali ospek ketika masih mahasiswa baru, aku mengulang sebagian tugas Ospek seperti berkenalan, membuat buku angkatan-maaf belum di perbaiki hehe-, dan bekerjasama dengan teman-teman baru. Tidak lupa menganai pentingnya berpikir positif. Apalagi ketika mengetahui bahwa aku tinggal di salah satu rumah warga bersama 14 orang teman baruku kecuali Farush. Awalnya mau sok ide bikin pembagian tugas. Lama-kelamaan tugas itu dikerjakan saja seikhlasnya apapun itu. Lingkungan desa yang sangat asri membuat suasana berbeda. Hal ini memudahkan aku untuk meninggalkan kebiasaan buruk di kota yang malas-malasan menjadi lebih mudah. Setiap hari bangun pagi-pagi untuk membantu orang tua asuh disana. Memasak, mencuci piring, membereskan...

KEBENARAN TE NAON !?

KEBENARAN ADALAH…             Materi yang diberikan oleh Sekolah Rakapare menurutku luar biasa. Materi pertama yang di berikan membuatku begitu tercengang. Belum apa-apa kami sudah harus membahas kebenaran. Terus terang aku tak begitu berani berargumentasi mengenai kebenaran karena hal ini mengundang perdebatan kusir yang menurutku tidak akan ada habisnya dan tidak memberikan manfaat apapun. Benar saja perkiraanku. Perdebatan itu dimulai dan benar-benar menjadi perdebatan yang tidak ada ujungnya. Hingga perdebatan itu di hentikan oleh Kang Bhatara. Setelah itu kami diberi pengertian bahwa kebenaran itu bersifat nisbi-untuk hal ini aku menyetujui meski tidak 100 persen. Apalagi jika menyangkut agama yang diyakini oleh masing-masing orang. Siapapun para pemeluk agama akan meyakini bahwa agamanyalah yang benar dan agama lain itu tidak benar-kebanyakan diantaranya. Kebenaran yang sebenar-benarnya adalah ketika kita tak pernah henti...