Pernahkah kalian mengucapkan hal tersebut? Pernahkah kalian berpikiran demikian ? Berpikir itu menguras banyak energi. Perkataan seperti ini sering dilontarkan oleh kaum pinggiran. Orang pinggiran yang dimaksud disini adalah mereka yang memiliki kesulitan finansial, kesulitan untuk mengakses layanan sosial, kesulitan untuk menempuh pendidikan dan lain sebagainya. Wajar saja mereka berpikir sedemikian dangkalnya. Sekedar memenuhi kebutuhan dasar hidup saja susah. Apalagi memikirkan hal-hal lain yang lebih kompleks. Masalah yang mereka hadapi sesungguhnya sudah kompleks. Namun, mereka tak sanggup menyelesaikan. Sehingga hal-hal tersebut tidak lagi mereka pikirkan. Tentunya berbeda dengan orang-orang yang mampu mengakses pendidikan, apalagi sampai ke perguruan tinggi. Di perguran tinggi kita diberikan beragam teori, diberikan atmosfer untuk berpikir. Apalagi bagi mereka yang kebutuhan dasar tak lagi menjadi persoalan penting. Kita disuguhi banyak pendapat. Banyak teori. Mengen...