KEBENARAN ADALAH…
Materi
yang diberikan oleh Sekolah Rakapare menurutku luar biasa. Materi pertama yang
di berikan membuatku begitu tercengang. Belum apa-apa kami sudah harus membahas
kebenaran. Terus terang aku tak begitu berani berargumentasi mengenai kebenaran
karena hal ini mengundang perdebatan kusir yang menurutku tidak akan ada habisnya
dan tidak memberikan manfaat apapun. Benar saja perkiraanku. Perdebatan itu
dimulai dan benar-benar menjadi perdebatan yang tidak ada ujungnya. Hingga perdebatan
itu di hentikan oleh Kang Bhatara. Setelah itu kami diberi pengertian bahwa
kebenaran itu bersifat nisbi-untuk hal ini aku menyetujui meski tidak 100
persen. Apalagi jika menyangkut agama yang diyakini oleh masing-masing orang. Siapapun
para pemeluk agama akan meyakini bahwa agamanyalah yang benar dan agama lain
itu tidak benar-kebanyakan diantaranya. Kebenaran yang sebenar-benarnya adalah
ketika kita tak pernah henti mencari tahu apa itu kebenaran, tidak membatasi
diri dengan selalu membuka hati dan pikiran, tidak mencari-ceri kesalahan
orang/kelompok/odeologi lain, dan juga memberikan manfaat yang seluas-luasnya.
Seorang
aktivis itu ideologinya adalah bukan hanya alat untuk mencapai tujuan, melainkan
suatu motivasi untuk mencapai kesadaran penuh, tidak membatasi diri dengan
selalu membuka hati dan pikiran, dan yang terpenting ideologi tersebut dapat
dibuktikan dengan amalan/perbuatan yang bermanfaat bagi alam semesta. Silahkan anda
definisikan apa itu kebenaran menurut anda. Karena hal yang kemudian mendasari
seseorang meyakini sesuatu adalah apa yang selama ini menyentuhnya. Apa yang
kita lihat, dengar, rasakan, kemudian diolah oleh akal budi kita sehingga
membentuk sesuatu yang disebut pemikiran. Kebenaran itu sejatinya memberikan
manfaat tidak hanya kepada manusia, melainkan juga kepada alam semesta. Manusia
terkadang egois. Mungkin istilah sumber
daya manusia merupakan produk keegoisan manusia yang katanya “pembangunan itu
berfokus kepada manuia”. Sedari kecil kita mempelajari beberapa hal yang ada di
alam. Mana yang bermanfaat, mana yang tidak, dan mana yang merugikan kehidupan
manusia. Sehingga hal-hal yang dianggap tidak bermanfaat dan merugikan bagi
manusia disingkirkan. Ujung-ujungnya manusia sendiri yang kaget ketika ekosistem
terganggu karena satu persatu spesies hewan dan tumbuhan punah. Mungkin-mungkin
tapi yah- sebenarnya tidak ada istilah SDM karena sesungguhnya manusia itu
salah satu bagian dari alam sehingga manusia sendiri disebut Sumber Daya Alam.
EQUILIBRIUM OF IDEOLOGY
Kembali
lagi membahas menganai Kebenaran yang
bersifat nisbi. Setelah mendapat banyak materi, salah satunya
materi mengenai sejarah perkembangan ideologi. Dari materi yang aku dapat,
kemudian aku memahami bahwa ideologi yang muncul dan berkembang itu mengikuti
realita yang ada. Karena pada dasarnya ideologi memiliki cita-cita untuk
menyelesaikan masalah yang ada. Setiap
ideologi yang ada tujuan sejatinya sama yaitu untuk mencari keseimbangan. Ideologi
inilah yang kemudian kita yakini sebagai kebenaran. Hal itu yang kemudian disebut
sebagai Equilibrium of Ideology
seperti contoh pada gambar
Jadi,
sekarang aku gak perlu takut untuk mendiskusikan kebenaran. Yang penting segala
hal itu seimbang dan bisa memberikan manfaat seluas-luasnya. Setelah lulus dari
Sekolah Rakapare 4, aku ingin meneruskan Club Diskusi Sekolah Master. Karena pendidikan itu penting dan
melalui forum diskusi kita belajar dari beragam sudut pandang mengenai
cara-cara untuk menyelesaikan masalah, salah satunya pendidikan.

Komentar
Posting Komentar